Manfaat Gula Aren


15 Manfaat Gula Aren Bagi Kesehatan, Kecantikan dll


Gula aren adalah salah satu jenis gula alami yang terbuat menggunakan bahan alami dari buah aren
Gula aren menjadi salah satu konsumsi favorit dari masyarakat Indonesia, dan menjadi bahan dasar dalam pembuatan jenis makanan dan minuman di Indonesia.
Gula aren selama ini dikenal sebagai pemanis alami karena memang berasal dari bahan alami dan aman dikonsumsi oleh tubuh.
                                           
  Manfaat Gula Aren

Kandungan yang terdapat di dalam gula aren memiliki beberapa tambahan nutrisi penting bagi tubuh.
Gula aren mempunyai rasa yang manis dan legit. Gula aren rendah kalori sehingga tidak menyebabkan obesitas.

1.Untuk Maag
Maag merupakan sebuah gejala yang terjadi di bagian lambung, dimana kondisinya lambung mengalami luka pada dinding lambung.
Yang menjadi penyebab utamanya karena gaya hidup yang kurang baik, sepert berlebihan dalam konsumsi lada, ataupun konsumsi makanan yang terlalu asam.
Penyebab lainnya karena bakteri bernama H.pylori yang menggrogoti dinding lambung, yang jika dibiarkan bisa berbahaya bagi kesehatan organ lambung.
Konsumsi gula aren ternyata dipercaya mampu mengatasi penyakit maag, hal itu karena kandungan seperti makro dan mikronutrien.
Beberapa penelitian menemukan kandungan yang terdapat pada gula aren yaitu Thiamine (vitamin B1), Riboflavin (vitamin B2), Nicotinic Acid (vitamin B3), Pyridoksin (vitamin B6), Cyanocobalamin (vitamin B12), Ascorbic Acid yang menghambat pertumbuhan virus penyebab maag, serta menetalisir asam lambung tinggi.

Cara meracik gula aren untuk obat maag
Sediakan 1/4 gula aren berukuran lingkaran gelas, seduh dengan air hangat dan diaduk hingga gulanya mencair. Setelah itu, minum selagi hangat.
Cara lainnya, bisa langsung mengkonsumsi gula aren , seperti halnya makan permen.

2. Penambah Tenaga
Gula aren memiliki kandungan kalori, walaupun memang tidak tinggi. Tetapi, justru karena kandungan kalori yang tidak tinggi inilah, yang menjadi kelebihan gula aren karena asupan kalori yang berlebihan dapat menjadi lemak di dalam tubuh.
Meskipun memiliki kalori yang tidak tinggi, gula aren tetap dapat memberikan tenaga dan energi yang mencukupi.
Dengan konsumsi gula aren, juga mampu meningkatkan daya tahan atau stamina tubuh.


3.Mencegah Anemia
Gula aren mampu mencegah terjadinya anemia, hal ini karena di dalam gula aren terdapat kandungan zat besi yang cukup tinggi, yang manfaatnya dapat mencegah kekurangan darah (anemia).
Kandungan zat besi mempunyai kemampuan untuk meningkatkan produksi sel-sel darah merah, sehingga dapat mengobati dan mencegah penyakit anemia.
Beberapa gejala yang disebabkan oleh anemia yaitu tubuh terasa lemah, mudah lelah, lesu, mudah terserang penyakit, dan tidak bersemangat.
Senyawa anti-oksidan di dalam gula aren bermanfaat untuk menangkal berbagai macam radikal bebas yang menyerang tubuh.
Dengan begitu, mengkonsumsi gula aren berkhasiat mencegah anemia dan menangkal radikal bebas.

4.Mencegah Peredaran Darah
 Gula aren memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi. Kandungan zat besi tersebut mempunyai fungs meningkatkan produksi sel-sel darah merah.
Dengan begitu, karena tinggi zat besi, gula aren mampu mengatasi ataupun mencegah penyakit anemia.
Di dalam gula aren, memiliki unsur kimia yang berfungsi melancarkan sistem peredaran darah hal ini penting agar fungsi dan kinerja seluruh organ-organ tubuh menjadi maksimal. Selain itu, juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Dengan lancarnya peredaran darah di dalam tubuh anda, tubuh mampu terhindar dari berbagai macam masalah dan gangguan kesehatan.

5. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Gula aren asli memiliki khasiat tinggi untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan meningkatnya sistem imun, memberikan banyak manfaat yaitu mencegah penyakit, membuat tubuh fit dan terasa segar, tidak mudah lelah dan memaksimalkan fungsi organ tubuh

6. Menjaga Kadar Kolesterol Tubuh
Salah satu kandungan penting dari gula aren, yaitu kandungan niacin, yang bermanfaat untuk menjaga kadar kolesterol tubuh agar tidak melampaui batas.
Sehingga, saat kondisi kadar kolesterol tubuh tinggi maka dapat segera kembali normal kembali dengan mengkonsumsi gula aren.
Adaun kadar koleterol yang terlalu tinggi sangat berbahaya, yang memicu penyakit berbahaya sepert diabetes, jantung coroner, stroke, ssam urat, sesak nafas, dll.
Kandungan niacin dalam gula aren mampu menormalkan kolesterol di dalam tubuh.

7.Sumber Antioksidan
Di dalam gula aren terdapat kandungan antioksidan dalam jumlah tinggi, yang manfaatnya untuk menangkal radikal bebas, guna melindungi tubuh dari ancaman penyakit berbahaya akibat radikal bebas, seperti kanker kulit.

8. Menjaga Sistem Pencernaan
 Kandungan zat niacin di dalam gula aren berkhasiat untuk meningkatkan sistem pencernaan, yang sangat penting agar kita terhindar dari gangguan pencernaan.

9.Baik Untuk Diet
 Biasanya, orang yang ingin menurunkan berat badan akan menghindari makanan yang manis-manis. Tetapi, hal ini berbeda dengan gula aren yang tidak apa-apa dikonsumsi oleh pelaku diet. Hal itu karena gula aren merupakan pemanis alami yang rendah kalori.

10.Mengobati Sariawan
 Kandungan niacin memiliki manfaat untuk mengobati sariawan. Untuk melakukannya, hanya perlu menempelkan gula aren di bagian mulut yang mengalami sariawan.


11. Sebagai Campuran Ramuan Obat Tradional
 Di Indonesia, sangat kaya akan rempah rempah dan ramuan-ramuan obat tradisional (jamu). Gula aren selain berguna sebaga pemanis, juga dapat dimanfaatkan untuk memaksimalkan khasiat dari ramuan herbal dan jamu.

Gula aren sering digunakan sebagai campuran ramuan obat karena memang memiliki kegunaan sebagai pemanis, selain itu juga memaksimalkan manfaat dari ramuan obat tersebut.
Walaupun demikian, penting untuk mengkonsumsi dalam jumlah yang sewajarnya (jangan berlebihan), karena juga kurang baik bagi kesehatan.

12. Sebagai Bahan Pemanis Tidak Tinggi Kalori
 Yang namanya gula, maka punya rasa manis dan legit. Akan tetapi, banyak orang yang khawatir sehingga menghindari gula putih karena kandungan kalorinya yang terlalu tinggi, yang bisa juga memicu obesitas hingga diabetes.
Berbeda halnya dengan gula aren, yang masih cukup aman dikonsumsi oleh penderita diabetes, selama masih batasan yang wajar.
Hal ini, membuat gula aren menjadi pilihan banyak orang sebagai bahan pemanis yang rendah kalori

13. Gula Aren Lebih Cocok Untuk Penderita Diabetes (Dibanding Gula Putih)
"Ini artinya penyerapan glukosa berlangsung lambat sehingga pankreas tidak perlu kerja keras lagi," kata dr Yoshika.
Pemilihan gula aren pada beberapa penderita diabetes, setelah mengganti gula putih dengan gula aren, terbukti turun kadar gula darahnya.
IG yang rendah juga membuat glukosa dapat diserap secara perlahan, yang berarti energi tercipta secara perlahan sehingga tubuh dapat bugar lebih lama.

14. Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Masakan
 Gula aren juga semenjak dahulu sering digunakan sebagai bahan dasar pembuatan makanan dan minuman


15. Gula Merah Untuk Kecantikan
Menurut pendiri Deli Tubuh dan perusahaan perawatan kulit, David Parker, keluarnya kandungan zat dari gula aren, yaitu butirannya dapat mengangkat sel kulit mati agar wajah  bisa kembali bercahaya.
Untuk membuat ramuannya in, pertama-tama campurkan scrub dengan setengah cangkir gula merah yang telah digiling (sehingga nantinya campuan saling berbaur).
Setelah itu tambahkan tiga sendok makan minyak zaitun (hal ini untuk menambah kelembaban).
Disarankan juga menambahkan pala sebagai pewangi.
Bahan-bahan tersebut nantinya diaduk, hingga terbentuk seperti pasta.
Setelah itu, oleskan scrub tersebut ke wajah, lalu biarkan selama dua menit. Lalu bilas menggunakan air hangat.
Anda bisa melakukan terapi menggunakan ramuan gula aren ini, satu kali setiap minggu.

Gula Mera Tetep Harus Dibatesi
Gula merah memiliki indeks glikemik yang rendah dan aman bagi penderita diabetes, tetapi konsumsinya tetap harus dibatasi.
Maka dijawab oleh Dr. Janfrional, bahwasanya tidak efek buruknya konsumsi gula merah selama total kalori yang masuk ke dalam tubuh tidak berlebihan (tidak melebihi total asupan kebutuhan kalori harian tubuh).
Pola makan yang baik adalah pola makan yang seimbang. Dengan total asupan kalori yang tepat yauty 60 persen sumber kalori berasal dari bahan makanan pokok , 25-30 persen berasal dari protein, dan 10-15 persen kalori berasal dari lemak, serta mencukupi kebutuhan tubuh akan serat, vitamin, mineral dalam makanan yang dkonsumsi sehari-hari.





By : Amelia Khoirunnisa Azizah
email : amelianisa918@gmail.com
Blok : amelazizah.blogspot.com


Komentar